Showing posts with label #confession. Show all posts
Showing posts with label #confession. Show all posts

13 September 2012

Lebih Baik Makan Nasi Daripada Makan Temen

Kayaknya istilah "makan temen" ini lagi booming banget. Sebenernya gue gatau apa arti spesifik dari "makan temen" ini. Yang gue tau makan temen adalah:

"mengkhianati temen sendiri dan mengambil kesempatan baik di saat teman dalam keadaan sulit" 

Yak. Makan temen adalah perbuatan yang amat sangat jahat sekali. Have you ever felt that feeling?

Jujur, gue pernah. Bahkan gue sedang merasakan. Dimakan sama temen sendiri itu gaenak. Apalagi kalo temen lo itu udah deket banget sama lo. Kalo kata di iklan sih, rasanya kayak dikejar serigala udah gitu dijatuhin dari jurang yang berlapis-lapis kemudian ditimpah meteor dan bola api yang super panas. Does it hurt enough?

Dari peristiwa makan temen yang gue alami ini, ada 3 orang yang hatinya terluka, tidak ada korban bahagia. Makan temen itu emang cuma bisa ngebahagiain diri lo, tapi ngerugiin orang lain. Semacam "Simbosis Parasitisme" atau sejenisnya itulah.

Makan temen itu bisa membuat diri lo dicap buruk. Egois, brengsek, ga peduli perasaan orang lain, itu diantaranya. What can you enjoy with this? Gaada kan? Yang ada cuma air mata bombay dari para korban yang kita kasihi.

Emangsih ada beberapa yang kita butuhi yang mengharuskan kita untuk mengorbankan sesuatu. But for me, mengorbankan temen lo bahkan sahabat lo sendiri itu is a big NO. 

Sebenernya disini kita cuma butuh kepercayaan. But sometimes, you just can't trust and believe people easily even if it's your best friend. Ga semua orang itu baik. We have to be smarter. Lo boleh percaya ke siapa aja. Tapi lebih baik, pikir dua kali sebelum lo percaya sama orang itu. Daripada entar jadi bahan makan temen, terus dikhianatin, terus dia bahagia dan lo engga, terus dia dapetin apa yang harusnya lo dapet, terus lo cuma bisa pasang muka asem tanpa dapetin apa-apa?

Kalo kata Meggy Z, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Emangsih mendingan sakit gigi. Kalo kata gue, lebih baik makan nasi daripada makan temen. Makan nasi doang tanpa apa-apa itu enak kok, dibanding makan perasaan temen sendiri yang udah lo percaya. Apa itu masih bisa dibilang enak? :))

Gue percaya kok, buat kalian yang pernah di emte-in kayak gue. Someday, orang yang udah bikin kalian kecewa itu akan dapet balesannya kok. Intinya, just keep smiling, no more tears.

Oiya, ini ada lagu yang enak banget dari The Drums yang pas buat para kita, korban emte. How It Ended.


And this a quote:
"Take everything from the inside and throw it all away. Cause I swear for the last time I won’t trust myself with you." - From the Inside, Linkin Park.




Regards,


Disty.

 

28 April 2012

Hm.

That feeling when people laugh at your dream. That feeling when people think that it was a joke. And you act like you don't care and laugh awkwardly but actually you are crying. Yes, I made this post for people who think that my dream is funny, my dream is a joke. Someday this 'Purple Rex' thingy will be exist. Someday.

14 October 2011

Ergh....

Hi. Longtime no post.


Gila! 4 minggu terakhir ini gue bener-bener yang diuji kesabarannya. Setiap minggu masih ada aja ulangan. Bayangin aja setiap minggu pasti ada 1 atau 2 ulangan. Jadinya gue belajar terus. Waktu buat main? Adasih tapi dikit. Dikit iya dikit. Otak gue rasanya seperti....DUARRR!!!! Ditambah lagi gue uts! Yaampun gila ya. Ini aja baru selesai sih. Eh tapi uts kali ini gue ganyontek sama sekali loh *nebarin recehan*. Gimana mau nyontek gue absen 1, automatically gue duduk di depan. Iya di depan. Di barisan paling depan dan di depan meja guru. Ergh.


One thing I wanna tell ya. Jadi tanggal 2 Oktober kemaren bisa dibilang jadi hari tergalau gue. That boy is officially hers! Congrats ya. Nyesek sih. Tapi yagimana? Takdirnya begini. Sebut aja cowoknya A. Gue tau sih dari kelas 7 si A emang suka sama si B. Tapi dulu si B masih pacaran dan belom ngasih sinyal. Guesih masih santai. Ga santai juga sih ya nyesek dikit lah. Eh pas 01 Oktober 2011. Si A nembak si B. Katanya sih nembaknya di McD Tebet. Maaaaan itu deket banget sama rumah gue. Gue baru tau mereka jadian pas besoknya. Itu juga hasil stalking gue. Gue speechless, gue ketawa, gue senyum-senyum. Padahal sebenernya gue ga ikhlas. Tapi mau bilang apa? Udah terjadi. Galama gue nangis. Gue galau. Sampe timeline dan mention gue isinya "@adistysekar sabar ya dis. Be strong". Rata-rata itu semua. Semua tweet gue rata-rata berbau galau. Ga di twitter ga di bbm isinya itu semua. Sampe besoknya di sekolah. Gue masih nangis. Pas istirahat gue ketemu si B. Kesel. Itu yang gue rasain saat itu. Gue liat dia kayak ga merasa bersalah. She just pretending like nothing happened. Sakit ga sih? Besoknya lagi, dia mondar-mandir ke kelas gue. Gue gatau maksudnya apa. Oiya, gue baru liat postingan blog temennya. Emang gaada nyambungnya sama gue. Cuma ada kalimat yang nyindir gue. Gue ga iri kok sama B. Ngapain iri? Ga guna juga kali. Intinya capek ya. Nyesek. Sakit. Itu semua yang gue rasain. Sampe hari ini. 


backsound: If You're Not The One - Daniel Bedingfield