Showing posts with label photoshop. Show all posts
Showing posts with label photoshop. Show all posts
05 June 2012
01 May 2012
Photoshop: Rangkuman Jam Keempat
SELEKSI
Seleksi adalah pengisolasian area gambar yang diinginkan dengan tujuan pemotongan gambar atau bisa juga untuk menjaga agar bagian gambar yang tidak terseleksi, tidak terkena efek manipulasi gambar (pengubahan warna, pencahayaan dan lain-lain).
RECTANGULAR MARQUEE TOOL
Tool ini digunakan untuk membuat seleksi berbentuk kotak atau persegi panjang. Tool tersebut dapat dibuka dengan memilih Rectangular Marquee tool. Dalam proses seleksi dengan tool Rectangular Marquee tool, untuk mengubah ukuran seleksi ataupun posisinya, klik menu Select > Transform Selection. Dan untuk membalik seleksi, klik menu Select > Inverse atau tekan Shift+Ctrl+l. Untuk menghilangkan seleksi, klik menuSelect > Deselect atau tekan Ctrl+D.
ELLIPTICAL MARQUEE TOOL
Tool ini bertujuan untuk membuat seleksi berbentuk lingkaran. Untuk memilih tool tersebut, aktifkan Elliptical Marquee tool pada toolbar. Untuk membentuk seleksi berpola lingkaran, cukup klik dan drag pada gambar. Untuk menyeleksi suatu gambar, dapat dilakukan dengan perintah Select > Transform Selection. Ketika ingin memindahkan gambar yang terseleksi, aktifkan Move Tool. Untuk meng-undo pemotongan gambar, tekanAlt+Ctrl+Z. Untuk mengubah ukuran ataupun memutar gambarnya, klik menu Edit > Free Transform.
POLYGONAL LASSO TOOL
Tool ini digunakan untuk menyeleksi bentuk-bentuk lain yang lebih rumit.Tool ini dinyalakan dengan cara memilih Polygonal Lasso tool pada tool bar.
MAGNETIC LASSO TOOL
Tool ini dapat dikatakan sebagai lasso tool dengan system seleksi otomatis. Perintah ini diaktifkan dengan memilih Magnetic Lasso tool. Untuk menggelapkan gambar patung, gunakanlah Burn Tool. Untuk menyimpan seleksi yang Anda buat untuk digunakan kembali di lain waktu, klik menu Select > Save Selection.
MAGIC WAND TOOL
Tool ini digunakan seleksi pada area gambar yang memiliki warna senada. Untuk mengaktifkan perintah ini, Magic Wand tool diaktifkan pada tool bar. Opsi Add to Selection digunakan apabila ingin membuat seleksi baru agar seleksi sebelumnya tidak akan hilang. Perintah Image Adjustment digunakan untuk koreksi gambar, tanpa mempengaruhi bagian gambar lain yang berada di luar area seleksi.
CATATAN
Apabila opsi contiguous non aktif, maka warna yang senada akan diseleksi seluruhnya walaupun terhalang oleh warna lain. Tingkat sensitifitas Magic Wand tool terhadap warna tergantung seberapa besar nilai Tolerance.
QUICK SELECTION TOOL
Cara kerja tool ini hampir sama dengan Magic Wand tool, yaitu menyeleksi warna yang senada. Bedanya, Quick Selection tool memakai Brush sebagai alat seleksi agar proses seleksi menjadi lebih interaktif dan mudah. Ketika memakai Quick Selection tool menggunakan opsi add to selection yang berguna agar tiap seleksi yang dibuat, akan selalu ditambahkan dengan seleksi sebelumnya. Opsi subtract from selectionberguna untuk mengurangi seleksi. Tombol Refine Edge merupakan kotak dialog yang gunanya untuk mengatur ulang sebuah seleksi.
COLOR RANGE
Cara menggunakan tool ini adalah memilih warna yang diinginkan, kemudian sesuaikan nilai Fuzziness guna menyeleksi sebanyak mungkin warna yang senada. Color Range digunakan untuk menyeleksi subjek dengan detail yang rumit dengan latar belakang sederhana (warnanya senada). Untuk mengaktifkan Color Range, klik menu Select > Color Range. Ketika anda menggunakan Polygonal Lasso tool untuk memperbaiki seleksin akhiri dengan menekan Ctrl + U.
QUICK MASK MODE
Tool ini digunakan ketika Anda menemukan gambar yang sulit diseleksi dan seleksi dengan Polygonal Lasso terlalu rumit. Teknik seleksi tersebut adalah memakai brush untuk menandai area yang ingin diseleksi. Aturan yang perlu diingat: warna putih dipakai untuk menandai area yang diseleksi, warna hitam sebaliknya. Warna abu-abu membuat seleksi jadi transparan. Untuk beralih ke mode tampilan Quick Mask, klik tombolEdit in Quick Mask mode atau menekan Q. Ketika Anda meng-klik tombol Default Color, lalu klik tombol Reverse agar foreground color berwarna putih dan background color berwarna hitam, lalu menekanCtrl+Del, maka seluruh permukaan gambar akan ditutupi warna hitam (karna dalam mode Quick Mask, warna hitam berubah menjadi merah transparan). Apabila nilai Hardness dinaikkan, pinggiran brush tool menjadi sedikit lebih solid. Klik tombol Edit in normal mode untuk melihat hasil seleksi. Klik tombol Edit in Quick Mask mode untuk memperbaiki seleksi.
CATATAN
Soft round brush adalah istilah yang dipakai untuk menyebut jenis brush berbentuk bulat dengan pinggiran yang halus (untuk yang kasar, disebut Hard round). Untuk membalik warna foreground dan background dengan cepat, tekan X. Tekan [ guna memperkecil ukuran brush ( ] untuk memperbesar). Q untuk berpindah antar mode normal dan mode Quick Mask.
Photoshop: Rangkuman Jam Kedua
Auto Correction
Untuk mengoreksi warna secara otomatis, klik menu Image>Auto Color atau tekan Shift+Ctrl+B yang bisa digunakan untuk menyeimbangkan warna.
Untuk mengontraskan warna secara otomatis, klik menu Image>Auto Contrast atau tekan Alt+Shift+Ctrl+L yang bisa digunakan untuk membuat warna pada gambar terlihat lebih kontras.
Untuk mengoreksi tonal warna dapat foto, dapat menggunakan fitur terbaru Photoshop CS4 dengan cara membuka menu Image>Auto Tone atau tekanShift+Ctrl+L.
Histogram & Levels
Histogram merupakan panel grafik yang menunjukan distribusi cahaya pada gambar.
Klik menu Image>Adjustments>Levels atau tekan Ctrl+L untuk menampilkan kotak dialog levels. Menggeser slider shadows ke kanan akan membuat area warna makin gelap beigut pula sebaliknya. Geser slider midtones ke kanan untuk mengubah warna-warna tengah. Jika sudah selesai, klik OK
Curves
Untuk menampilkan kotak dialog curver, klik menuImage>Adjustments>Curves atau tekan Ctrl+M. Ubah garis untuk mengubah warna gambar sesuai yang kita inginkan, jika sudah selesai, klik OK.
Brightness/Contrast
Untuk menampilkan kotak Brightness/Contrast, klikImage>Adjustments>Brightness/Contrast. Naik dan turunkan nilai Brightness dan Contrasrt sesuai yang diinginkan kemudian klik OK.
Shadows/Highlights
Shadows/Highlights digunakan untuk mengatur gambar yang objek/latarnya terlalu terang ataupun gelap.
1. Pilih gambar klik menu image adjusment Shadows/Highlights
2. Amount pada shadows dinaikkkan maka objek akan menjadi lebih terang,sedangkan bila highlights dinaikkan maka latar akan menjadi lebih gelap.
3. Jika masalah pencahayaan gambar lebih kompleks maka tandai pilihan show more option yang ada di kotak dialog shadows/highlights.
4. Jika sudah selesai klik Ok.
Exposure
Exposure digunakan untuk menentukan banyaknya cahaya yang disimpan oleh sebuah foto.
1. Pilih gambar-->klik menu image-->Adjusment-->Exposure untuk menampilkan kotak dialog exposure.
2. Atur nilainya.Jika nilai exposure dinaikkan,maka foto akan semakin terang,apabila nilai exposure diturunkan maka akan berakibat sebaliknya.
3. Atur nilai offset dan gamma correction bila diperlukan
4. OK
Hue/Saturation
1.Pilih gambar-->Klik menu image-->Adjusment Hue/Saturation atau tekan Ctrl+U untuk menampilkan kotak dialog Hue/Saturation.
2.Untuk mengubah hanya elemen warna tertentu,pilih channel yang diinginkan lalu ubah nilai Hue.
3.Bila nilai saturation dinaikkan maka warna pada gambar akan semakin kaya.jika diturunkan akan sebaliknya.
4. Semakin besar nilai lightness,gambar akan semakin putih.perkecil nilainya untuk fungsi sebaliknya.
5. Pilih colorize untuk mengubah nuansa warna pada keseluruhan foto.
6. Mengubah hue/saturation dapat dilakukan dengan cara klik dan drag.Untuk mengubah nilai saturation klik
7.tombol editingàklik dan drag.untuk mengubah nilai Hue,klik dan drag sembil menekan Ctrl.
8.OK
Color Balance
1.Pilih gambar-->Klik menu image-->Adjusment-->Color balance atau tekan Ctrl+B untuk menampilkan kotak dialoh color balance.
2.Geser slider ke warna yang diinginkan.Pada bagian tone balance,tentukan area warna gambar yang ingin diubah-->OK
Match Color
Match color digunakan untuk menyesuaikan warna dan pencahayaan pada dua buah gambar yang berbeda.
1. Pilih dua gambar(Untuk membuka dua gambar sekaligus tahan Ctrl sambil melakukan klik pada gambar yang diinginkan)-->Klik menu image-->adjusment-->Match color untuk menampilkan kotak dialog match color.
2.Dalam kotak dialog pilih source,pada kotak pilihan layer dibawahnya kita bisa memilih layer yang akan dijadikan acuan.
3.Apabila efek dari match color terlalu berlebihan,aktifkan Neutralize.Bisa juga dengan menaikkan nilai Fade.
4.Diatas slider Fade,terdapat slider color intensity yang fungsinya sama dengan saturation.
5.Slider luminance untuk mengatur tingkat kecerahan gambar sewaktu penerapan match color.
6.Jika sudah selesai klik OK
Black and White
1.Pilih gambar-->Klik menu image-->Adjusment-->black and white atau tekan Shift+alt+ctrl+B.
2.Klik tombol auto untuk mengatur setting black and white secara otomatis.
3.Bila kurang memuaskan pilih salahsatu preset.
4. Jika sudah selesai klik OK
Photo Filter
Photo Filter digunakan untuk meniru efek filter pada lensa kamera.
1.Pilih gambar-->Klik menu Image-->Adjusment-->Photo Filter untuk menampilkan kotak dialog photo filter.
2.Tentukan gambar ingin terlihat hangat(Warming filter)atau terlihat dingin(cooling filter).
3.Naikkan nilai density untuk memperkuat efek photo filter pada gambar.Turunkan nilainya untuk fungsi sebaliknya.
4.Bila pilihan warna filter belum ada yang sesuai kebutuhan.Filter secara manual melalui kotak warna color.
5.Jika sudah selesai klik OK.
30 April 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)





















